News Update :
@gusisqowi. Diberdayakan oleh Blogger.
Hot News »
Bagikan kepada teman!

Gusdur : Presiden Nyeleneh

Penulis : Gus Isqowi on Kamis, 22 Maret 2018 | 15.44

Kamis, 22 Maret 2018



Gus Dur selalu dianggap aneh dan berbeda dengan orang lain. Anggapan ini juga dirasakan oleh mantan Menteri Pertahanan Mahfud MD. Dia juga merasa heran kenapa justru dirinya yang saat itu dosen di UII Yogyakarta menjadi Menhan.
“Saya heran kok saya dijadikan Menhan. Gus Dur memang nyleneh. Kalau nggak nyleneh nggak mungkin memilih saya menjadi Menhan,” aku Mahfud disambut geer audien dalam satu forum talkshow di televisi swasta nasional.
Mahfud juga pernah mengaku akan mundur dari posisi menteri. “Saat itu saya dapat hujatan yang luar biasa. Belum-belum kok sudah dapat kritikan luar biasa. Saya ketemu teman-teman di Yogya. Dalam suatu rapat, saya tegaskan bahwa saya akan mundur dari menteri. Eh, tidak berselang beberapa menit, Gus Dur telepon: ‘Pak Mahfud jangan mundur.”

“Yah, begitulah Gus Dur. Aneh, tapi juga luar biasa,” kenang Mahfud MD.
komentar | | Read More...

Mengenang KH Hasyim Muzadi

Penulis : Gus Isqowi on Kamis, 16 Maret 2017 | 16.40

Kamis, 16 Maret 2017

Mengenang KH Hasyim Muzadi: Tanggapan Tegas KH. Hasyim Muzadi Terhadap FPI

March 16, 2017


 ( Selamat jalan kyai ......doa kami menyertaimu) 

Tanggapan KH. Hasyim Muzadi (Ulama NU) Terhadap ormas Islam FPI: “FPI Adalah ormas Islam terpopuler di seluruh dunia, FPI lebih jelas NKRI-nya, Saya mendukung perjuangan FPI dalam memberantas kemaksiatan dan Aliran sesat di Indonesia.”

KH. Hasyim Muzadi mengatakan, Secara idiologi FPI sama dengan NU. Tauhidnya menggunakan Al-Asy’ari dan Al-Maturidi; syariah-fiqih juga menggunakan empat mahzab dan lebih banyak di pakai Imam Syafi’i; tasawufnya juga menggunakan Imam Ghozali dan Imam Junaidi Albaghdadi dan sebagainya yang sama di pakai NU.

Menyikapi soal sweping, KH. Hasyim Muzadi mengatakan : “Tindakan FPI sudah tepat sebab miras, pelacuran itu melanggar KUHP.”

Di sisi lain FPI pun sudah melakukan laporan kepada penegak hukum setempat tetapi tidak dihiraukan.

Dari sisi lain pun pengaduan masyarakat setempat yang sudah muak dengan kemaksiatan. “FPI itu sangat Cinta NKRI, kita dapat lihat dari pemikiran syariatnya yang selalu dituangkan dalam bingkai NKRI” tegas KH. Hasyim Muzadi


komentar | | Read More...

Ilmu Hikmah

Penulis : Edo Bumi on Senin, 06 Februari 2017 | 23.48

Senin, 06 Februari 2017

( sebagian ulama jawa dianggap memiliki karomah, padahal kelakuan dan sifatnya fasiq tidak pernah taubat, mentang-mentang bisa merubah adat ( membuat hal yang luar biasa ), padahal itu semua dilakukan dengan menggunakan sihir ) Paradigma yang berkembang di masyarakat adalah munculnya anggapan siapapun yang memiliki kelebihan dengan menampilkan hal-hal yang luar biasa seperti bisa berjalan di atas air, tidak mempan dibakar dan sakti mandraguna, maka orang tersebut akan mendapatkan pengakuan dari masyarakat sebagai wali atau setengah wali. Oleh sebab itu untaian bait di atas merupaka sebuah kritikan yang dilontarkan oleh Syaikh Ahmad Rifa’i Al Jawi ketika beliau melihat fenomena seperti itu di masyarakatnya saat itu. Beliau melihat dan merasakan bahwa dengan munculnya anggapan seperti itu, maka aqidah masyarakat akan terancam. kenapa demikian ?.Sebab ketika masyarakat mendewakan seseorang dan melegitimasikannya sebagai seorang wali atau setengah wali, maka yang muncul pada akhirnya adalah usaha untuk mengikutinya dan membenarkan apa yang disampaikannya, dan jika dalam prakteknya ada perbuatan atau perkataannya yang tidak sesuai syariat, maka mereka akan dengan sekuat tenaga mencarikan landasan dan alasan untuk membenarkannya. oleh karenanya beliau dengan bersemangat menjelaskan kepada umat Islam agar tidak melihat bahwa segala sesuatu yang luar biasa itu adalah karomah, karena bisa jadi yang mereka gunakan adalah sihir. sebab sihirpun bisa membuat perkara yang wajar menjadi tak wajar Syaikh Ahmad Ar Rifa’I mengklasifikasikan dalam kitab Syarihul iman perkara yang luar biasa tersebut menjadi delapan : Pertama : Mukjizat yaitu peristiwa luar biasa yang diberikan Allah kepada para Nabi sebagai tanda akan kenabiannya serta bertujuan melemahkan hujjah dari para penentangnya, seperti Nabi Musa yang dapat membelah lautan dengan tongkatnya. Kedua : Irhash yaitu hal luar biasa yang diberikan kepada calon Nabi, seperti Nabi isa As yang dapat berbicara ketika masih dibuaian. Ketiga : Karomah yaitu peristiwa luar biasa yang diberikan kepada pari waliyullah, yang dhohirnya menjalankan syariat serta melakukan amar makruf nahi munkar. Keempat : Maunah yaitu pertolongan Allah kepada orang awwam untuk dapat menjalankan Ibadah. Kelima : Istidraj yaitu hal hebat yang diberikan kepada orang kafir atau mukmin pelaku maksiyat sebagai penglulu (dibiarkan dalam kemaksiyatan 0. Keenam : Ihanah yaitu hal luar biasa yang diberikan kepada orang kafir atau orang fasiq dengan tujuan untuk menghinakan mereka dimata Allah Swt. Ketujuh : Sihir yaitu hal luar biasa yang diberikan kepada orang kafir dan para pensyekutu Allah. Kedelapan : Sughbadzah yaitu sulapan. Melihat dan menghayati uraian Syaikh Ahmad Rifa’I di atas, dapat di rasakan bahwa mustahil orang akan mendapatkan karomah dari Allah apabila perilakunya bertentangan dengan agama. Peristiwa yang luar biasa itu bias jadi istidraj, ihanah sihir ataupun sughbadzah. Sebab karomah hanya akan diberikan kepada para kekasih Allah yang menjalankan agama dengan baik, dan mereka tidak mencarinya kan tetapi itu adalah anugerah dari Allah Swt semata. Seperti ketika sayyidina Umar mampu memberikan instruksi kepada pasukannya yang berada di atas bukit, padahal beliau sedang berada di Madinah, hal ini Cuma terjadi sekali dan tidak terulang lagi. Ibnu Athoillah berpesan kepada kita “ La Tathlubil karomah wathlubil istiqoomah.” Janganlah kalian mencari karomah tapi carilah istiqomah Ada satu lagi yang termasuk Khoriqul adah, yaitu kelebihan yang diberikan Allah didasari dari laku riyadhoh atau membaca wirid tertentu dengan dosis yang ditentukan pula, ilmu ini sering disebut ; ilmu hikmah, maka ilmu ini bisa dicapai atau dimiliki oleh siapapun, tidak memerlukan bakat khusus, siapa yang memenuhi persyaratan dan melaksanakan tata-caranya, dia akan memperolehnya. Ada yang berpendapat, bahwa ilmu hikmah itu bukan bagian dari tasawuf, meskipun ada ulama-ulama sufi yang memberikan ilmu hikmah, ilmu hikmah bisa berupa do’a atau wirid-wirid semacam hizib, asma atau berupa wifiq\wafak ( rajah-rajah berupa angka maupun huruf hijaiyyah ). Ulama-ulama yang menerangkan tentang ilmu hikmah ini semisal ; Syaikh Ali al-Buny dengan kitab man’baul hikmah yang masyhur, Abi hasan as-Syadzili dengan kitab Sirrul jalil yang membuat juga hizib nashor yang melegenda.
komentar | | Read More...

KUTIPAN IHYA'

"وسئل صلى الله عليه وسلم عن قول الله تعالى " أفمن شرح الله صدره للإسلام فهو على نور من ربه " ما هذا الشرح؟ فقال " هو التوسعة إن النور إذا قذف به في القلب اتسع له الصدر وانشرح وقال صلى الله عليه وسلم لابن عباس " اللهم فقهه في الدين وعلمه التأويل وقال علي رضي الله عنه: ما عندنا شيء أسره النبي صلى الله عليه وسلم إلينا إلا أن يؤتى الله تعالى عبداً فهماً في كتابه وليس هذا بالتعلم " ؟ وقيل في تفسير قوله تعالى " يؤتى الحكمة من يشاء " إنه الفهم في:كتاب الله وقال تعالى " ففهمناها سليمان " خص ما انكشف باسم الفهم. وكان أبو الدرداء يقول: المؤمن من ينظر بنور الله من وراء ستر رقيق والله إنه للحق يقذفه الله في قلوبهم ويجريه على ألسنتهم. وقال بعض السلف: ظن المؤمن كهانة. وقال صلى الله عليه وسلم " اتقوا فراسة المؤمن فإنه ينظر بنور الله تعالى وإليه يشير قوله تعالى " إن في ذلك لآيات للمتوسمين " وقوله تعالى " قد بينا الآيات لقوم يوقنون " وروى الحسن عن رسول الله صلى الله عليه وسلم أنه قال " العلم علمان فعلم باطن في القلب فذلك هو العلم النافع " وسئل بعض العلماء عن العلم الباطن ما هو؟ فقال: هو سر من أسرار الله تعالى يقذفه الله تعالى في قلوب أحبابه لم يطلع عليه ملكاً ولا بشراً. وقد قال صلى الله عليه وسلم " إن من أمتي محدثين ومعلمين ومكلمين وإن عمر منهم " وقرأ ابن عباس رضي الله عنهما " وما أرسلنا من قبلك من رسول ولا نبي ولا محدث " يعني الصديقين والمحدث هو الملهم، والملهم هو الذي انكشف له في باطن قلبه من جهة الداخل لا من جهة المحسوسات الخارجة. والقرآن مصرح بأن التقوى مفتاح الهداية والكشف: وذلك علم من غير تعلم. وقال الله تعالى " وما خلق الله في السموات والأرض لآيات لقوم يتقون " خصصها بهم وقال تعالى " هذا بيان للناس وهدى وموعظة للمتقين " وكان أبو يزيد وغيره يقول: ليس العالم الذي يحفظ من كتاب فإذا نسي ما حفظه صار جاهلاً، إنما العالم الذي يأخذ علمه من ربه أي وقت شاء؟ بلا حفظ ولا درس. وهذا هو العلم الرباني وإليه الإشارة بقوله تعالى " وعلمنا من لدنا علماً " مع أن كل علم من لدنه ولكن بعضها بوسائط تعليم الخلق فلا يسمى ذلك علماً لدنيا بل اللدني الذي ينفتح في سر القلب من غير سبب مألوف من خارج فهذه شواهد النقل ولو جمع كل ما ورد فيه من الآيات والأخبار والآثار لخرج عن الحصر. Ihya 2:226
komentar | | Read More...

Di Kalimantan Timur

Di Kalimantan Timur

.

.

Blogger news

About

Blogroll

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. . . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger